Pedagang Mainan Dipergok Beri Tontonan Video P*rno ke Anak-Anak

Jakarta – Mediantara.co.id | Beredar di media sosial video seorang pria pedagang mainan keliling dipergok warga saat memberi tontonan video porno pada anak-anak.

Kejadian itu diketahui terjadi di sekitar Masjid Al Barakah RT 005/RW 001, Duri Kusambi, Cengkareng, Jakarta Barat pada Jum’at siang (18/10/2024) usai beberapa anak melaporkan tindakan pedangang mainan tersebut pada warga.

Dalam video yang diunggah akun instagram @fakta.indo, terdengar seorang ibu bersama beberapa warga memergoki pedagang mainan mempertontonkan video p*rno pada anak-anak yang membeli mainan.

“Jangan kayak gitu. Banyak yang ngadu Tata, Intan,” kata seorang Ibu dalam video sambil menyebut beberapa anak yang melapor.

Baca juga : Kebakaran Hebat di Kemang Jaksel, Penghuni Indekos Berhamburan Selamatkan Diri

Warga mengingatkan pedagang mainan itu akan dilaporkan pada pemerintah setempat karena tindakannya dinilai sebagai pelecehan pada anak.

“Daripada RT yang datang, diamuk, dilaporin Pak. Gak boleh Pak, itu namanya pelecehan anak,” tambah ibu tersebut.

Atas kejadian itu, warga menyayangkan pedagang mainan yang diketahui sering berdagang di wilayah sekitar memberikan contoh tidak pantas sebagai orang tua.

“Bapak udah tua ngajarinnya gak bener,” timpa seorang ibu lainnya dalam video.

Beberapa anak lain dari wilayah setempat pun mengaku pernah mengalami kejadian serupa.

Menganggapi video yang beredar, sejumlah pengguna media sosial instagram pun ikut mengomentari kejadian tidak terpuji itu.

Kenapa ga dagang yang bener aja sih, pak? Nyari duit lagi susah lu malah nyari perkara gini. Biasanya orang-orang gini kalau masuk penjara malah jadi sasaran empuk napi lainnya,” kata akun @rianoatthe*****.

Pedofil dimana mana…parah sekali negara ini,” tulis akun @pink_chih****.

Ini yang ketauan…..berarti korban yang tidak ketauan ada berapa banyak…?? Coba diselidiki,” tulis @emmanuelal****. (red)

Baca juga : Aksi Brutal, Sekelompok Pemuda Bersajam Serang Kedai Kopi di Kendari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *