Indragiri Hilir — Mediantara.co.id H. Syamsudin Uti, yang akrab disapa Abah SU, terus berjuang untuk kemajuan infrastruktur di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Salah satu proyek penting yang menjadi fokus perhatian adalah pembangunan Jembatan Parit 16 di Kecamatan Reteh.
Pengerjaan jembatan yang sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat ini telah dimulai, terlihat dari material seperti batu dan pasir yang mulai diangkut ke lokasi.
Pembangunan ini sebenarnya dimulai pada masa kepemimpinan Wardan dan Syamsudin Uti, namun terhenti dan dianggarkan kembali pada tahun 2024.
“Saya sangat berharap jembatan yang mulai pengerjaannya pada tahun 2022 dan terpaksa dianggarkan kembali pada tahun 2024 ini dapat segera selesai,” ujar Abah SU sapaan akrabnya.

Abah SU menekankan pentingnya kelanjutan proyek ini di bawah kepemimpinan Pj. Bupati Herman. Menurutnya, tantangan terbesar adalah memperjuangkan anggaran, sementara pelaksanaan proyek bisa dilakukan oleh siapa saja dengan komitmen yang kuat.
“Pada tahun 2024, kami telah menganggarkan proyek ini. Pj. Bupati saat ini, Pak Herman, tinggal melaksanakan saja. Yang berat itu memperjuangkan anggarannya. Saya yakin Pak Herman bisa melaksanakan ini. Kasihan masyarakat jika proyek ini tidak selesai,” lanjut Abah SU.
Selain pembangunan jembatan, Abah SU juga memperjuangkan anggaran untuk pembangunan jalan sepanjang 1,6 km di Kecamatan Reteh. Kepala Dinas PU Inhil membenarkan bahwa kontrak pembangunan Jembatan Parit 16 dan jalan tersebut sudah ditandatangani oleh pihak penyedia jasa.
“Pembangunan Jembatan Parit 16 di Kecamatan Reteh telah dimulai. Kontrak sudah ditandatangani oleh pihak penyedia, begitu juga dengan pembangunan jalannya. Kedua proyek besar ini diusulkan pada tahun anggaran 2023 dan Alhamdulillah disetujui oleh TAPD dan DPRD Kabupaten Inhil. Insya Allah, selesai tahun ini,” jelas Kepala Dinas PU.
Dengan antusiasme dan komitmen yang tinggi dari para pemimpin daerah, masyarakat Kecamatan Reteh berharap agar proyek-proyek infrastruktur ini dapat segera diselesaikan demi kelancaran aktivitas dan peningkatan kualitas hidup mereka. (Rahmad)


