Mantap di Jalan Cinta, Kukuh di Jalan Juang: Nasruna, Aktivis HMI Resmi Memulai Mahligai Rumah Tangga

Photo : Nasruna dan Rahma Agustiana (Dok, Ist)

Takengon|mediantara.co.id|– Dunia pergerakan mahasiswa dan aktivisme di tanah gayo diwarnai kabar gembira. Salah satu pilar muda perjuangan, Nasruna, mantan Presiden Mahasiswa Universitas Gajah Putih (UGP) dan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Takengon, telah resmi melangsungkan pernikahan.

Pernikahan Nasruna dinilai bukan sekadar peristiwa personal, melainkan sebuah momen istimewa yang mengukuhkan bahwa para pejuang kemanusiaan juga berhak dan bahagia membangun keteduhan keluarga.

Selama masa kepemimpinannya di UGP dan kiprah intens di HMI, Nasruna dikenal sebagai sosok yang tak kenal kompromi dalam membela nilai-nilai keadilan dan hak asasi manusia. Pergerakannya tidak hanya terbatas pada mimbar akademik. Ia aktif turun langsung, mengadvokasi masyarakat marginal, menyuarakan isu lingkungan, serta memperjuangkan transparansi dan tata kelola yang baik. Namanya kerap dikaitkan dengan aksi-aksi nyata yang berpihak pada rakyat kecil, menjadikannya simbol keteguhan bagi banyak aktivis muda.

“Selamat menempuh hidup baru, Nasruna! Semoga Allah memberkahi setiap langkah kalian. Bahagia adalah hakmu, tetapi berjuang adalah janjimu pada negeri. Jangan, dan jangan sekali-kali berhenti berjuang! Kini, kamu berjuang bukan sendiri lagi, tetapi dengan sebuah tim yang lebih solid !!

Dunia masih perlu suaramu, rakyat masih butuh pembelaanmu. Tetaplah menjadi mercusuar di tengah gelombang, sekaligus pelindung bagi yang lemah. Semoga rumah tanggamu menjadi markas besar yang meneduhkan sekaligus basis penguatan untuk langkah-langkah perjuangan yang lebih besar ke depan.”

Kami yakin, Nasruna akan menjadi suami yang bertanggung jawab, sebagaimana ia bertanggung jawab pada amanah perjuangan rakyat. Doa kami menyertai. Kini, perjuangannya didukung oleh seorang pendamping hidup. Itu kekuatan baru

Selamat menikah, Nasruna dan Rahma Agustiana, Semoga perjalanan rumah tangga penuh berkah, sambil terus mengasah mata pena dan lantang menyuarakan kebenaran. Teruslah bergerak, karena perjuangan belum usai. Tetaplah relevan, karena masyarakat masih memanggil namamu.

Takengon, 25 Januari 2026

Catatan : Kanda Wardi Serule

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *