
Takengon|mediantara.co.id| – Kritik tajam disampaikan Fauzan Akbar menyusul kondisi Rumah Sakit Regional Aceh Tengah yang terletak di Desa Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, yang hingga kini masih terbengkalai.
Fauzan menilai kebijakan Bupati Aceh Tengah menerima hibah rumah sakit tersebut merupakan langkah keliru dan berpotensi membebani keuangan daerah.
Menurut Fauzan, keputusan tersebut justru merugikan masyarakat wilayah tengah Aceh. Ia menyayangkan mengapa pemerintah kabupaten bersedia menerima aset rumah sakit yang belum siap operasional, sementara dua rumah sakit lain di Langsa dan Meulaboh dinilai jauh lebih siap dari berbagai sisi.
“Coba kita bayangkan dengan alasan apa beliau menerima rumah sakit tersebut, apalagi rumah sakit tersebut belum siap beroperasional. Berapa dana yang harus dikucurkan untuk menyelesaikan sarana dan prasarana RS itu. beliau seharusnya berpikir jernih tanpa merugikan masyarakat wilayah tengah,” Selasa (14/4/2026).
Ia menegaskan, seyogianya rumah sakit tersebut diselesaikan oleh Pemerintah Aceh karena keuangan provinsi lebih memungkinkan. “Pemerintah Aceh Tengah sebagai penerima manfaat seharusnya tidak membebani APBK Kabupaten,” tegasnya.
Lebih lanjut, Fauzan mendesak Bupati Aceh Tengah untuk segera mengambil langkah konkret menyelesaikan pembangunan Rumah Sakit Regional tersebut. Ia mengingatkan bahwa keberadaan rumah sakit sangat dinantikan masyarakat, terutama sebagai rumah sakit rujukan bagi beberapa kecamatan bahkan kabupaten di sekitarnya, tutup Fauzan
laporan : MWD
