Pelajar Islam Indonesia Periode 2026–2028 Resmi Dilantik, Teguhkan Konsolidasi Melalui Training Center dan Rapat Kerja

JAKARTA, 28 Februari 2026 — Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) periode 2026–2028 resmi dilantik dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Jakarta. Kepengurusan baru ini dipimpin oleh Ketua Umum Kevin Prayoga bersama 67 jajaran pengurus yang merupakan representasi Pengurus Wilayah dari seluruh Indonesia.

Pelantikan ini menjadi penanda dimulainya masa khidmat kepengurusan PB PII periode 2026–2028. Dengan mengusung semangat konsolidasi dan penguatan kaderisasi, kepengurusan baru berkomitmen memperkuat peran pelajar sebagai agen perubahan, penjaga nilai-nilai keislaman, serta kontributor aktif dalam pembangunan bangsa.

Sekretaris Jenderal PB PII, Imaduddin Al Fanani, menegaskan bahwa kepengurusan periode ini diarahkan untuk membangun kepemimpinan kolektif yang solid, progresif, dan berorientasi pada pelayanan kader.

“Dengan formasi yang representatif dari berbagai wilayah, kami optimistis PB PII periode 2026–2028 dapat menjadi wadah perjuangan pelajar yang lebih inklusif, produktif, dan berdampak luas,” ujarnya.

Sebagai bagian dari rangkaian awal kepengurusan, PB PII menyelenggarakan *Training Center (TC)* yang diikuti seluruh jajaran pengurus. Kegiatan ini difokuskan pada penyamaan visi dan arah gerak organisasi, penguatan nilai dasar perjuangan, serta peningkatan kapasitas manajerial dan kepemimpinan pengurus.

Selain itu, dilaksanakan pula *Rapat Kerja (Raker)* guna merumuskan dan menetapkan program strategis satu periode ke depan. Raker membahas sejumlah agenda prioritas, antara lain penguatan sistem kaderisasi, advokasi kebijakan pendidikan, pengembangan kapasitas intelektual pelajar, serta adaptasi organisasi terhadap perkembangan teknologi dan dinamika sosial.

Rangkaian pelantikan, Training Center, dan Rapat Kerja ini menjadi momentum konsolidasi bagi PB PII untuk memperkuat barisan serta memastikan kerja-kerja organisasi berjalan terarah, terukur, dan berdampak. PB PII periode 2026–2028 menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai ruang perjuangan pelajar dalam membangun peradaban bangsa yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan keindonesiaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *