
Kairo – Pelajar Islam Indonesia (PWLN PII) Republik Arab Mesir menggelar Advanced Leadership Training (ALT) dan Pendidikan Instruktur Dasar (PID) pada 23-30 November 2024 di Hay Asyir, Kairo. Kegiatan ini bertujuan mengatasi krisis instruktur yang dinilai menghambat proses kaderisasi di tubuh PII Mesir.
Ketua PII Mesir, Faiz Abdurrahman, menjelaskan bahwa minimnya jumlah instruktur berdampak serius terhadap regenerasi kepemimpinan organisasi.
“Kekurangan instruktur berkompeten menyebabkan menurunnya kualitas kaderisasi. Tanpa instruktur mumpuni, regenerasi terancam terhenti, yang berisiko membuat organisasi ini vakum dan kehilangan relevansi,” ujarnya saat membuka acara, Minggu (24/11).
Training ini turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal PB PII, Fikry Haiqal Arif, dan Ketua III Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pelajar PB PII, Haikal Abrory, yang sengaja didatangkan dari Indonesia untuk memberikan pelatihan intensif.
Selain pelatihan kepemimpinan, kegiatan ini dirangkai dengan Aktivis Talks dan monolog inspiratif bersama tokoh pergerakan mahasiswa di Mesir. Acara ini diharapkan dapat membekali kader-kader PII dengan kemampuan instruktural yang memadai, sehingga dapat memperkuat posisi organisasi di tengah dinamika pelajar Indonesia di Mesir.


